Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program. Flowchart menolong analis dan programmer untuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian.
Tujuan utama penggunaan flowchart adalah untuk menyederhanakan rangkaian proses atau prosedur untuk memudahkan pemahaman pengguna terhadap informasi tersebut. Oleh karena itu, desain sebuah flowchart harus ringkas, jelas, dan logis.
Ini adalah salah satu contoh flowchart transaksi bank secara sederhana,

Dengan algoritma sebagai berikut :
1. Membuka sebuah rekening
2.Input saldo awal
3.Pilih deposit atau tidak?
4.Jika iya,Saldo+amount
5.Saldo bertambah
6.jika tidak maka withdraw
7.jika saldo < amount, maka eror
8.jika tidak maka saldo-amount
9.saldo berkurang
10.End
2.Input saldo awal
3.Pilih deposit atau tidak?
4.Jika iya,Saldo+amount
5.Saldo bertambah
6.jika tidak maka withdraw
7.jika saldo < amount, maka eror
8.jika tidak maka saldo-amount
9.saldo berkurang
10.End
Sedangkan untuk flowchart transaksi bank yang menggunakan e-banking,

Tapi untuk dapat menggunakan layanan internet banking ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi yaitu;
1. Memiliki rekening tabungan yang ditetapkan oleh bank
2. Memiliki kartu ATM, syarat dan tata cara pengurusannya silahkan hubungi Customer Servise bank yang bersangkutan
3. Anda harus memiliki Token, yaitu alat semacam remote yang berguna menghasilkan angka (PIN) dinamis yang selalu berubah. Token merupakan alat pengaman agar PIN tidak terlacak oleh siapapun, karena angkanya yang selalu berubah. Token berguna sebagai penghasil angka dinamis yang akan dimasukkan di internet saat anda melakukan tranfer. Angka (PIN) dari token hanya bisa dipakai sekali, utk transfer berikutnya sudah berubah sendiri. Jadi dengan cara demikian transfer via internet akan aman. Saya sendiri sudah sering melakukannya
4. Token tidak dijual bebas di luar bank, jadi hanya bisa diperoleh dari bank. Anda harus mendaftarkan diri (registrasi)dulu di ATM, lalu hubungi pihak CS bank untuk mengurus token, harganya tidak seberapa, di Bank Mandiri hanya Rp.10.000 yang dipotong dari tabungan, sedangkan di BNI Rp 20.000 dibayar saat token diserahkan
5. Anda juga harus membuat account di website bank bersangkutan, misalnya di web Bank Mandiri atau web BNI. Seperti biasa anda diminta memasukan email, username dan pasword
6. Jika anda sudah memiliki account di web bank, maka anda sudah dapat membuka dan memantau perkembangan rekening bank anda dari rumah.Untuk transaksi memang masih terbatas pada non finansial. Anda belum bisa melakukan transfer dan pembayaran. Jadi yang bisa anda lakukan sebatas melihat mutasi rekening dan saldo.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar